in

Love

Prof. Dr. Ing. BJ Habibie & Derajat Bangsa

Sejak itu kemudian berkiprah dalam upaya pengembangan teknologi kedirgantaraan di Indonesia, habibie dipanggil pulang ke Tanah Air oleh Presiden Soeharto dan Hasilnya antara lain pesawat terbang pertama sintetis Indonesia CN-235 dan N-250. Prestasi keilmuan Habibie mendapat pengakuan di dunia internasional. Ia menjadi anggota kehormatan aneka lembaga di bidang dirgantara, antara lain di Gesselschaft fuer Luft und Raumfahrt (Lembaga Penerbangan dan Angkasa Luar) Jerman, The Royal Aeronautical Society London (Inggris), The Royal Swedish Academy of Engineering Sciences (Swedia), The Academie Nationale de l’Air et de l’Espace (Prancis) dan The US Academy of Engineering (Amerika Serikat).

Sedangkan dalam bentuk penghargaan, Habibie menerima Von Karman Award (1992) yang di bidang kedirgantaraan boleh dibilang gengsinya hampir setara dengan Hadiah Nobel. Dan dua tahun lalu menerima penghargaan yang tidak kalah bergengsi, yakni Edward Warner Award.

loading...

Sebagai sesepuh bangsa kini, Habibie mempunyai konsep pemikiran tentang kemajuan sebuah negara. “Kemajuan satu negara haruslah ditopang oleh 3 pilar elemen utama, yakni adat-istiadat, agama, ilmu pengetahuan dan teknologi. Maka bisa dipastikan satu negara bisa berkembang dan maju jika 3 pilar ini bisa bersinergi Elemen ini sebagai SDM yang sejatinya potensi tersebut telah dimiliki oleh setiap individu diistilahkan pak Habibie. Menurut pandangannya, budaya merupakan salah satu komponen utama kemajuan sebuah negara.

Bangsa Indonesia sejatinya memiliki keunggulan budaya yang tidak dekat lebih kaya ketimbang dengan negara-negara Eropa, apalagi negara Jepang. Keunggulan adat-istiadat yang dimiliki bangsa Indonesia itu bisa menjadi salah faktor pendukung untuk menjadi negara yang maju. Maka keunggulan tersebut sudah kita miliki jika keunggulan budaya merupakan perasyarat kemajuan satu negara Tapi, selain adat-istiadat masih ada komponen yang tidak kalah pentingnya, yaitu ilmu pengetahuan dan teknologi.

Saat berbicara tentang sains, Habibie menganalogikan potensi besar yang dimiliki oleh setiap manusia tak jauh berbeda dengan VCD yang masih kosong. Seluruh orang memiliki potensi gede di dalam dirinya yang bisa dikembangkan dan diletupkan menjadi kekuatan tidak biasa. Potensi itulah yang biasa disebut dengan otak.

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Upiak Isil – Tak Tun Tuang (Official Music Video)

Masih Ada Kuda di Katuranggan