in

Love

Sindrom Kelelahan Kronis

Mengecap lelah, jamak dialami di setiap orang yang banyak beraktifitas. Tapi jika kita merasakan lelah yang tak bubar, itu sudah tidak wajar.

Setiap hari Dewi terbenam dalam pekerjaan. Demi membalas rasa lelahnya, sekali ahad dia memanjakan diri pada salon atau di graha. Hasilnya lumayan fresh, di dalam awalnya. Namun semakin lelet, ia tak lagi merasakan lebih baik. Bangun pagi tetap merasa letih, beraktivitas sedikit tetap merasa capek, badan serasa lelah tiada henti. Anda pernah juga merasakannya?

loading...

Bisa jadi, apa yang Anda dan Dewi alami adalah sindrom kelelahan. Syndrome kelelahan adalah kelelahan berat yang tidak hilang dengan istirahat dan telah berlangsung selama 6 bulan atau lebih. Penderita biasa merasakan kelelahan, merasa lelah, tidak bertenaga, kurang tidur, sakit kepala, penurunan konsentrasi, menjadi sering lupa, dan gampang emosi. Namun frekuensi dan keparahan gejala dapat bervariasi.

Pada kasus yang ekstrem, pasien tidak dapat beraktivitas seperti biasa, tidak dapat bekerja. Gejala-gejala yang dirasakan juga berupa gejala fisik misalnya sakit pada sendi yang sering berpindah tempat, sesekali disertai demam ringan. Mutu keparahan didefinisikan sebagai lalu:

Ringan: dapat merawat bangun sendiri, tetapi mungkin demi cuti bekerja untuk mandek.
Sedang: mobilitas berkurang, arketipe tidur terganggu, dan demi tidur di sore perian.
Parah: dapat melaksanakan tugas-tugas ringan harian seperti menyantap gigi, tetapi kesulitan beserta tugas-tugas berat, kesulitan bertafakur.

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tips Menghemat Biaya Renovasi Rumah

Jika Kantor Baru Yang Menyusahkan