PDA

View Full Version : untuk anak Indonesia


Alice
29-01-2008, 04:24 AM
Dear all,
Mengapa kualitas SDM bangsa Indonesia rendah? Apabila kita simak syair dari lagu anak-anak di bawah ini,ditunjukkan bahwa kerancuan,inkonsistensi, cara berpikir yang tidak kritis, dan kurang membangkitkan motivasi sudah diterapkan sejak pendidikan usia dini. Mari kitabuktikan :

1. "Balonku ada 5... rupa-rupa warnanya... merah,kuning,kelabu..merah muda dan biru..., meletus balon hijau,dorrrr!!!"
Perhatikan warna-warna kelima balon tsb., kenapa tiba2 muncul warna hijau. JadiJumlah balon sebenarnya ada 6, bukan 5 (anak diajak tidak kritis)!

2. "Aku seorang kapiten... mempunyai pedang panjang...kalo berjalan prok..prok..prok... aku seorangkapiten!"
Perhatikan di bait pertama dia cerita tentang pedangnya, tapi dibait kedua dia cerita tentang sepatunya (inkonsistensi). Harusnya dia tetap konsisten, misal jika ingin cerita tentang sepatunya seharusnya dia bernyanyi :
"mempunyai sepatu baja atau sepatu kulit (bukan pedang panjang)... kalo berjalan prok..prok..prok.." Nah, itu baru klop!
Jika ingin cerita tentang pedangnya, harusnya dia bernyanyi: "mempunyai pedang panjang... kalo berjalan srek...srek.. srek.. (atau bunyi lain?)"
itu baru sesuai dg kondisi pedang panjangnya!

3. "Bangun tidur ku terus mandi.. tidak lupa menggosok gigi.. habis mandi ku tolong ibu.. membersihkan tempat tidurku.."
Perhatikan setelah habis mandi langsung membersihkan tempat tidur.
Lagu ini membuat anak-anak tidak biasa merencanakan secara baik dalam menyelesaikan tugasnya dan selalu terburu-buru. Sehabis mandi seharusnya si anak pakai baju dulu dan tidak langsung membersihkan tempat tidur dalam kondisi basah dan telanjang!

4."Naik-naik ke puncak gunung.. tinggi.. tinggi sekali..kiri kanan kulihat saja.. banyak pohon cemara.. 2X"
Lagu ini dapat membuat anak kecil kehilangan konsentrasi, semangat dan motivasi! Pada awal lagu terkesan semangat akan mendaki gunung yang tinggi tetapi kemudian ternyata setelah melihat jalanan yg tajam mendaki lalu jadi bingung dan gak tau mau ngapain, bisanya cuma noleh ke kiri ke kanan aja.....Ga maju2!

5. "Naik kereta api tut..tut..tut.. siapa hendak turut keBandung..Surabaya.. bolehlah naik dengan percuma.. ayo kawanku lekas naik..keretaku tak berhenti lama"..
Nah, yg begini ini yg parah! mengajarkan anak-anak kalo sudah dewasa, Maunya gratis melulu. Pantesan PJKA rugi terus! terutama jalur Jakarta-Bandung dan Jakarta-Surabaya!

6."Di pucuk pohon cempaka.. burung kutilang berbunyi.. bersiul2 sepanjang hari dg tak jemu2.. mengangguk2 sambil bernyanyi tri li li..li..li..li..li.."
Ini juga menyesatkan dan tidak mengajarkan kepada anak2 akan realita yg sebenarnya. Burung kutilang itu kalo nyanyi bunyinya cuit..cuit..cuit..! kalo tri li li lili itu bunyi kalo yang nyanyi orang, bukan burung!

7. "Pok ame ame.. belalang kupu2.. siang makan nasi, kalo malam minum susu.."
Lagu ini sangat tidak mendukung ASI eksklusif(yang sangat relevan dengan perkembangan otak katanya).
Kalo anak bayi belom boleh maem nasi, jadi gak pagi gak malem ya minum susu!

:Y7IEYY000009b:

<!-- / message --><!-- sig -->

bluebarry
29-01-2008, 01:39 PM
salut dah buat Alice..jenius banget...!!!

horo2
07-04-2008, 06:21 PM
heheheh..ini c kritisi pencipta lagu anak neh...